Tampilkan postingan dengan label kesehatan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kesehatan. Tampilkan semua postingan

Resep Obat Sakit Gigi Tradisional

Di antara penyakit ringan hingga berat, sakit gigi adalah yang paling menjengkelkan bagi kita. Betapa tidak, Anda jadi sulit menikmati makanan yang ada di dalam mulut Anda. Sedikit saja si gigi yang sedang sakit itu tersentuh, ah rasanya bagaikan dijatuhi beban puluhan ton.

Walau tergolong penyakit yang termasuk ringan, sebaiknya Anda tidak meremehkannya. Mengapa? karena di dalam gigi juga tertanam syaraf-syaraf penting yang berhubungan langsung dengan otak dan indera lainnya. Jadi segera obati gigi Anda jika ia mulai sakit.

Untuk langkah cepat dan hemat waktu, beberapa obat pereda rasa sakit mungkin menurut Anda akan banyak membantu. Padahal fakta mengatakan bahwa jenis obat tersebut akan memunculkan kekebalan tersendiri pada tubuh. Dan akhirnya malah ketika rasa sakit itu datang, Anda kecanduan untuk mengonsumsi obat kimia tersebut. Ya tentu saja itu tidak baik untuk kesehatan Anda.


Kembali ke alam dan nikmati perawatan secara alami oleh beberapa bahan alami yang mudah Anda temui bahkan di dapur Anda. Hmm...apa saja sih obat-obat mujarab tersebut?

Massage es balok
Es balok siap membantu meringankan sakit gigi Anda. Ah yang benar? bagaimana bisa hilang jika dinginnya saja membuat Anda ngilu? Ikuti triknya di sini, ambil sepotong kecil es balik dan letakkan di antara jari telunjuk dan ibu jari. Pijat perlahan di bagian tersebut, nah kini bisa Anda rasakan perlahan rasa sakit itu mulai hilangkan?

Pemijatan nyaman oleh si es balok menyentuh sel-sel syaraf yang terdapat di sekitar ibu jari dan telunjuk. Pemijatan yang dilakukan si es balok langsung ke pusat syaraf, sehingga 60 - 90% rasa sakit yang Anda rasakan cepat menghilang. Lebih aman daripada pereda sakit kan?

Bawang putih
Potong halus si bawang putih (1 siung bawang putih), kemudian taburkan sedikit garam. Kunyah di daerah yang sakit dan tak lama kemudian rasa sakit di gigi Anda akan menghilang perlahan. Anda juga boleh menggunakannya sebagai terapi untuk memperkuat struktur tulang gigi Anda.

Bawang merah
Tak hanya si bawang putih, namun bawang merah juga mampu meringankan rasa sakit gigi Anda. Selain itu, kandungan enzim dalam bawang merah dapat membantu membunuh kuman-kuman jahat di dalam mulut.

Jeruk nipis
Peras sari jeruk nipis, pulaskan pada bagian gigi yang sakit sesendok demi sesendok setiap 10 menit sampai sari jeruk tersebut habis. Selain kaya akan vitamin C, sari jeruk tersebut juga berfungsi sebagai pereda sakit gigi Anda.

Minyak cengkeh
Anda mungkin tahu bahwa cengkeh adalah salah satu komposisi penyusun rokok. Namun berbeda dengan cengkeh tersebut, sari minyak cengkeh sangat manjur untuk menyelamatkan gigi Anda dari serangan rasa ngilu. Caranya mudah, oleskan minyak cengkeh pada gigi Anda dengan bantuan kapas.

Garam
Tidak dianjurkan untuk mengonsumsi garam secara langsung, bukan karena efek samping, namun rasanya tentu sangat asin bukan? Namun di balik rasa asin ini, kandungan yodium yang tinggi juga meringankan ngilu gigi. Caranya mudah, taburkan garam dalam segelas air mineral hangat. Aduk kemudian gunakan sebagai sarana mouthwash. Berkumurlah setidaknya sampai Anda merasa cukup nyaman dan tak terlalu tersiksa oleh rasa sakit gigi.

Resep-resep jitu tersebut memang sangat sederhana, namun jangan pernah meremehkan khasiatnya ya. Dalam beberapa langkah sederhana saja, obat-obatan alami tersebut mengusir rasa sakit tanpa menimbulkan efek samping yang berbahaya.

http://www.waspada.co.id/index.php?option=com_content&task=view&id=94934&Itemid=48

SELENGKAPNYA »»

Nggosip Bisa Bikin Hidup Sehat..??

Kabar baik buat Anda yang suka bergosip. Kegiatan mengobrol yang selalu diidentikan dengan kaum perempuan ini ternyata baik buat kesehatan. Menurut riset di Amerika Serikat, perempuan akan merasa bahagia dan sehat jika mereka menikmati obrolannya dengan sesama teman perempuannya. Kegiatan tersebut terbukti dapat mengurangi tingkat stres dan rasa cemas berlebih.

Tim ilmuwan dari University of Michigan menyebutkan bahwa mengobrol atau bergosip mampu meningkatkan hormon progesterone yang dihasilkan tubuh. Dimana hormon tersebut berperan penting bagi seseorang dalam melakukan interaksi sosial.


Menurut pemimpin penelitian, Professor Stephanie Brown, Progesteron adalah hormon yang dihasilkan dalam indung telur perempuan. Hormon ini membantu mengurangi rasa sakit saat melahirkan, melawan infeksi dan menghentikan kelebihan produksi hormon oestrogen yang diketahui dapat meningkatkan risiko penyakit kanker.

Riset ini dilakukan dengan cara mengambil sampel air liur dari 160 responden perempuan, untuk diperiksa tingkat hormon progesteronnya dalam tubuh mereka. Setelah itu responden akan saling dipasangkan dengan sesama responden lainnya. Sebagian dari responden kemudian diberikan beberapa pertanyaan yang harus dilontarkan kepada responden lainnya agar mereka bisa saling dekat dan berinteraksi. Dua puluh menit kemudian, tim peneliti kembali mengecek tingkat hormon responden.

Hasil riset yang telah dipublikasikan dalam jurnal Hormones and Behaviour ini menunjukan bahwa responden yang terlibat percakapan dengan pasangannya menunjukan tingkat progesteron yang stabil dan bahkan cenderung meningkat. Sementara pada kelompok lain yang tidak terlibat percakapan, hormon tersebut malah terlihat menurun.

“Hasil ini dapat membantu kita dalam memahami mengapa orang-orang yang memiliki hubungan dekat dan akrab akan terlihat begitu bahagia, sehat dan hidup lebih lama dibandingkan dengan mereka yang kehidupan sosialnya terisolasi,” ungkap Prof. Stephanie.

http://www.conectique.com/get_updated/article.php?article_id=7686

SELENGKAPNYA »»

Tas ransel berbahaya bagi kesehatan


Semua orang pasti mengenal dan gemar mengenakan tas ransel. Selain simpel dan praktis, tas enis ini juga banyak memuat keperluan barang-barang pribadi, mulai dari komputer, buku-buku, hingga pakaian sekalipun.

Tapi untuk saat ini tampaknya pemakaian tas ransel harus dipertimbangkan masak-masak lagi. Terutama jika digunakan untuk tas sekolah anak-anak.


Karena menurut hasil riset yang dilakukan Dr Mary Ellen Franklin, terapis fisik dan fisiologi olahraga dari Medical College of Georgia, menyatakan bahwa nyeri punggung sering dialami anak-anak yang masih dalam pertumbuhan di usia 11-16 tahun.

Untuk mengetahui berapa besar pengaruh tas ransel pada punggung anak, dr Mary melakukan studi kasus pada murid-murid berusia 10-13 tahun.

Hasil penelitiannya, semakin berat beban tas ransel yang berada di punggung si anak, semakin sulit mereka menggerakkan tubuh untuk naik ke alat timbangan. Dan ketika mereka turun dari alat timbangan, ada kecenderungan beban cukup berat bertumpu di bagian punggung mereka.

Kondisi seperti inilah yang mengakibatkan terjadinya cedera pada punggung anak. Karena ketika menggendong tas ransel dengan beban lebih dari 15% berat tubuh si anak, rangka tubuh mereka akan spontan condong ke depan sehingga menekan tulang belakang secara tidak normal.

Posisi tubuh seperti ini akan menyebabkan kepala anak maju atau menunduk. Dan saat anak menegakkan kepalanya ketika berjalan, tulang lehernya akan lebih menegang dan tertekan.

Akibatnya, selain mempengaruhi pertumbuhan tulang belakang, posisi ini lama kelamaan juga menimbulkan rasa nyeri pada leher.

Penggunaan tas ransel dengan beban yang berat juga bisa mengakibatkan skoliosis. Skoliosis adalah cekungan tulang belakang yang abnormal ke arah samping. Ketidaknormalan ini bisa terjadi pada leher, dada, maupun pinggang.

http://www.waspada.co.id/index.php?option=com_content&task=view&id=94084&Itemid=48

SELENGKAPNYA »»

Apakah Asma Bisa Sembuh ?

Penyakit asma berasal dari kata “asthma” yang diambil dari bahasa Yunani yang berarti “sukar bernapas.” Penyakit asma dikenal karena adanya gejala sesak napas, batuk dan mengi yang disebabkan oleh penyempitan saluran napas.

Banyak kasus-kasus penyakit asma di masyarakat yang tidak terdiagnosis, yang sudah terdiagnosis pun belum tentu mendapatkan pengobatan secara baik. Belum lagi masalah biaya pengobatan, absennya dari sekolah atau kerja, gangguan aktivitas sosial serta pengaruh sakitnya terhadap orang-orang yang berhubungan dengan penderita penyakit asma.

Penyakit asma paling banyak terjadi pada anak dan berpotensi mengganggu pertumbuhan dan perkembangan anak. Alergi dapat menyerang semua organ dan fungsi tubuh tanpa terkecuali. Disamping itu banyak permasalahan kesehatan lain yang menyertai berupa gangguan organ tubuh lain, gangguan perilaku dan permasalahan kesehatan lainnya,


Penyakit asma adalah penyakit yang mempunyai banyak faktor penyebab, dimana yang paling sering karena faktor atopi atau alergi. Faktor-faktor penyebab dan pemicu penyakit asma antara lain debu rumah dengan tungaunya, bulu binatang, asap rokok, asap obat nyamuk, dan lain-lain.

Penyakit ini merupakan penyakit keturunan. Bila salah satu atau kedua orang tua, kakek atau nenek anak menderita penyakit asma maka bisa diturunkan ke anak. Prof Dr. dr Heru Sundaru, Sp.PD, KAI, Guru Besar Tetap FKUI menjelaskan, "penyakit asma bukan penyakit menular tapi penyakit keturunan."

Berdasarkan data Badan Kesehatan Dunia (WHO), sebanyak 300 juta orang di dunia mengidap penyakit asma dan 225 ribu orang meninggal karena penyakit asma pada tahun 2005 lalu. Hasil penelitian International Study on Asthma and Alergies in Childhood pada tahun yang sama menunjukkan bahwa di Indonesia prevalensi gejala penyakit asma melonjak dari sebesar 4,2% menjadi 5,4 %.

Penyakit asma tidak dapat disembuhkan dan obat-obatan yang ada saat ini hanya berfungsi menghilangkan gejala. Namun, dengan mengontrol penyakit asma, penderita penyakit asma bisa bebas dari gejala penyakit asma yang mengganggu sehingga dapat menjalani aktivitas hidup sehari-hari.

Mengingat banyaknya faktor risiko yang berperan, maka prioritas pengobatan penyakit asma sejauh ini ditujukan untuk mengontrol gejala. Kontrol yang baik ini diharapkan dapat mencegah terjadinya eksaserbasi (kumatnya gejala penyakit asma), menormalkan fungsi paru, memperoleh aktivitas sosial yang baik dan meningkatkan kualitas hidup pasien.

Anda bisa mengenal penyakit asma lebih lanjut dalam halaman detail ini meliputi gejala asma, diagnosa asma, penyebab asma, faktor pencetus asma, pengobatan, pengcegahan dan hidup bersama asma. Jangan lewatkan wawancara eksklusif kami dengan konsultan alergi dan imunologi yaitu Prof. Dr. dr. Heru Sundaru, Sp.PD, KAI.

http://medicastore.com/asma/

SELENGKAPNYA »»

Anorexia dan Bulimia Nervosa

Korban masalah gangguan pola makan atau yang dalam bahasa Inggris dikenal sebagai eating disorder sudah banyak sekali, dari kelompok selebriti sampai orang biasa. Kalau enggak diobati secara serius, gangguan pola makan bisa mengakibatkan korban jiwa. Remaja, terutama remaja putri, termasuk kelompok yang rentan terhadap gangguan ini. Mungkin karena remaja berusaha untuk “gaul” dan cenderung menjadi korban mode yang menuntut seseorang langsing cenderung kurus.

Seseorang dapat dikatakan mengalami gangguan pola makan apabila ia terobsesi dengan pengaturan makanan dan berat badannya. Mereka melakukan hal-hal yang ekstrem untuk menjaga berat badannya. Ada dua gangguan pola makan, anorexia dan bulimia nervosa.
Walaupun belum diketahui secara pasti, ada berbagai teori yang menjelaskan penyebab kedua gangguan ini.


Salah satu teori menyebutkan bahwa penyebabnya adalah karena cewekcewek merasa sangat tertekan dengan “kewajiban” untuk tampil langsing seperti yang dimunculkan oleh televisi dan majalah. Teori yang menunjuk adanya gangguan pada sebagian fungsi otak yang berkaitan dengan body image.


“Bulimia nervosa”

Penderita bulimia nervosa makan dalam jumlah sangat berlebihan (menurut riset, rata-rata penderita bulimia nervosa mengonsumsi 3.400 kalori setiap satu seperempat jam, padahal kebutuhan normal hanya 2.000-3000 kalori per hari). Kemudian berusaha keras mengeluarkan kembali apa yang telah dimakannya, dengan cara memuntahkannya kembali atau dengan menggunakan obat pencahar. Di antara kegiatan makan yang berlebihan itu biasanya mereka berolahraga secara berlebihan.

Biasanya penderita tidak langsung ketahuan oleh orang lain bahwa ia menderita penyakit ini, karena berat badannya normal dan tidak terlalu kurus. Karena tidak ketahuan sehingga tidak ditangani dokter, penyakit yang sering berawal ketika seseorang masih berusia remaja ini dapat berlangsung terus sampai ia berusia empat puluhan sebelum ia mencari bantuan.

Banyak penderita bulimia memiliki berat badan yang normal dan kelihatannya tidak ada masalah yang berarti dalam hidupnya. Biasa mereka orang-orang yang kelihatan sehat, sukses di bidangnya, dan cendrerung ferfeksionis.

Namun, di balik itu, mereka memiliki rasa percaya diri yang rendah dan sering mengalami depresi. Mereka juga menunjukkan tingkah laku yang kompulsif, misalnya, mengutil di pasar swalayan, atau mengalami ketergantungan pada alkohol atau lainnya.

Seseorang dikatakan mengalami bulimia nervosa apabila ia mengalami semua tanda berikut ini:

- Berulang-ulang makan dalam jumlah sangat banyak (rata-rata dua kali dalam seminggu selama sedikitnya tiga bulan)

- Merasa tidak dapat mengontrol dirinya ketika sedang makan.

- Secara teratur menggunakan obat-obatan untuk mencegah berat badannya naik, seperti obat perangsang muntah, obat pencahar, berpuasa atau berdiet ketat, atau berolahraga secara berlebihan

- Sangat mencemaskan bentuk dan berat badannya.

Makan dalam jumlah berlebihan secara sekaligus dapat merusak keseimbangan mineral tubuh seperti sodium dan potasium. Hal ini menyebabkan rasa lelah, berdebar-debar, detak jantung yang tidak teratur, dan tulang keropos. Muntah berulang-ulang dapat merusak lambung dan saluran esophagus (saluran yang membawa makanan ke lambung) karena memaksa lambung berkontraksi secara tidak wajar. Selain itu, asam lambung yang keluar bersama muntah membuat gusi menyusut dan mengikis email gigi. Dampak yang lain adalah timbulnya ruam di kulit, pecahnya pembuluh darah di muka dan menstruasi yang tidak teratur.

“Anorexia nervosa”

Berbeda dengan penderita bulimia yang makan dalam jumlah berlebihan kemudian berusaha membuangnya, penderita anorexia nervosa makan dalam jumlah sangat sedikit dan berolahraga berlebihan untuk menjaga berat badan.
Tanda-tanda yang dialami penderita anorexia adalah sebagai berikut :

- Menolak untuk mempertahankan berat badan normal dan cenderung selalu ingin lebih kurus.

- Selalu ketakutan berat badannya akan naik walaupun kenyataannya berat badannya turun terus.

- Berhenti menstruasi tiga bulan berturut-turut atau lebih padahal tidak hamil.

Anorexia pada umumnya mulai diderita seseorang pada usia remaja, walaupun bisa juga mulai muncul ketika anak berusia lima tahun atau pada orang tua berusia 60-an tahun. Gejala anorexia bisa bermacam-macam tergantung individu yang menderitanya.

Penyakit ini dapat bolak-balik membaik kemudian memburuk, tetapi bisa juga makin lama makin buruk tanpa ada tanda-tanda perbaikan sama sekali.

Selain berolahraga secara berlebihan, penderita anorexia biasanya punya kebiasaan makan yanag aneh, seperti menyisihkan makan di piringnya dan memotong-motongnya menjadi bagian-bagian kecil, mengunyah lambat-lambat, serta menghindari makan bersama keluarga. Mereka menganggap kulit dan daging pada tubuh mereka sebagai lemak yang harus dimusnahkan. Tidak adanya lemak di tubuh membuat penderita anorexia merasa tidak nyaman ketika duduk ataupun berbaring (saking kurusnya). Selain itu mereka sulit tidur. Dengan berlanjutnya penyakit ini, penderita mulai suka menyendiri dan menarik diri dari teman dan keluarga.

Tubuh penderita bereaksi terhadap kondisi ini dengan cara menghentikan beberapa proses. Tekanan darah menurun drastis, napas melemah, pada wanita menstruasi terhenti (atau pada anak yang menginjak dewasa, mungkin menstruasi terhenti (atau pada anak yang menginjak dewasa, mungkin menstruasi tidak dimulai sama sekali), dan kelenjar tiroid yang mengatur pertumbuhan menghilang. Kulit mengering, rambut, dan kuku menjadi rapuh.

Gejala lain yang timbul adalah pusing, kedinginan, sembelit, serta pembengkakan sendi.

Kekurangan lemak menyebabkan temperatur tubuh menurun. Sebagai mekanisme alam, tumbuh lanugo atau rambut di seluruh tubuh termasuk wajah. Selain itu, ketidakseimbangan zat kimia dalam tubuh juga dapat menyebabkan serangan jantung.

Pengobatan

Baik dalam kasus bulimia maupun anorexia diperlukan penanganan dini, karena penanganan yang terlambat mempersulit pengobatan. Biasanya, keluarga pasien akan diminta bantuan dalam perawatan, seperti terapi dapat berlangsung setahun atau lebih, bisa dilakukan sendiri di rumah bersama keluarga atau untuk kasus yang parah dengan rawat inap di rumah sakit.

Kalau ada teman atau saudara yang kita pikir menderita penyakit ini, segera ajak mereka ke dokter. Tetapi ingat, tekankan bahwa kita memang peduli dan tunjukkan sikap yang tidak menghakimi. Kalau kamu sendiri menderita, ingatlah bahwa kamu tidak sendiri. Bahwa ini adalah masalah kesehatan dan kamu memerlukan bantuan dokter. Sebagai langkah awal, bicaralah pada orang tua, dokter keluarga, atau guru BP. Makin cepat dapat bantuan, makin besar kesempatan untuk sembuh total. (Guntoro Utamadi, PKBI Pusat)

Sumber : Kompas, Jumat, 26 Oktober 2001
http://www.gizi.net/cgi-bin/berita/fullnews.cgi?newsid1004336599,59194,

SELENGKAPNYA »»

Vertigo Gejala Awal Serangan Stroke

Vertigo adalah keadaan pusing yang dirasakan luar biasa. Seorang yang menderita vertigo perasaannya seolah-olah dunia sekeliling berputar (vertigo objektif) atau penderita sendiri merasa berputar dalam ruangan (vertigo subjektif). Bagi masyarakat awam vertigo disebut juga sebagai tujuh keliling.

Perasaan pusing ini selain disertai rasa berputar kadang-kadang disertai mual dan muntah. Bila gangguan ini berat, penderita bahkan tak mampu berdiri atau bahkan terjatuh. Hal ini biasanya disebabkan oleh gangguan keseimbangan. Vertigo bisa berlangsung hanya beberapa saat atau bisa berlanjut sampai beberapa jam bahkan hari. Penderita kadang merasa lebih baik jika berbaring diam, tetapi vertigo bisa terus berlanjut meskipun penderita tidak bergerak sama sekali.


Menurut dr Hendra Pranata, SpS dari Nusantara Medical Center, pada dasarnya keseimbangan tubuh dikendalikan oleh otak kecil yang mendapat informasi mengenai posisi tubuh dari organ keseimbangan di telinga tengah dan mata. Vertigo biasanya timbul akibat gangguan telinga tengah dan dalam atau gangguan penglihatan.

Gangguan pada otak kecil yang mengakibatkan vertigo jarang sekali ditemukan. Namun, pasokan oksigen ke otak yang kurang dapat pula menjadi penyebab. Beberapa jenis obat, seperti kina, streptomisin, dan salisilat, diketahui dapat menimbulkan radang kronis telinga dalam. Keadaan ini juga dapat menimbulkan vertigo.

Gangguan ini diatasi dengan menangani penyebabnya. Biasanya pemberian vitamin B12, B1, antihistamin, diuretika, dan pembatasan konsumsi garam dapat mengurangi keluhan.

Ada beberapa jenis vertigo berdasarkan penyebabnya. Vertigo epileptica yaitu pusing yang mengiringi atau terjadi sesudah serangan ayan, vertigo laryngea yaitu pusing karena serangan batuk, vertigo nocturna yaitu rasa seolah-olah akan terjatuh pada permulaan tidur, vertigo ocularis yaitu pusing karena penyakit mata khususnya karena kelumpuhan atau ketidakseimbangan kegiatan otot-otot bola mata, vertigo rotatoria yaitu pusing seolah-olah semua di sekitar badan berputar-putar.

Benign Paroxysmal Positional Vertigo merupakan penyakit yang sering ditemukan, di mana vertigo terjadi secara mendadak dan berlangsung kurang dari 1 menit. Perubahan posisi kepala (biasanya terjadi ketika penderita berbaring, bangun, berguling di atas tempat tidur atau menoleh ke belakang) biasanya memicu terjadinya vertigo ini.

Penyakit ini tampaknya disebabkan oleh adanya endapan kalsium di dalam salah satu kanalis semisirkularis di dalam telinga bagian dalam. Vertigo jenis ini mengerikan, tetapi tidak berbahaya dan biasanya menghilang dengan sendirinya dalam beberapa minggu atau bulan. Tidak disertai hilangnya pendengaran maupun telinga berdenging.

Penyebab vertigo

Keadaan lingkungan, motion sickness (mabuk darat, mabuk laut) obat-obatan, alkohol, gentamisin, kelainan sirkulasi Transient ischemic attack (gangguan fungsi otak sementara karena berkurangnya aliran darah ke salah satu bagian otak) pada arteri vertebral dan arteri basiler.

Terkadang vertigo juga merupakan salah satu gejala awal terjadinya stroke ringan, sebagai akibat pecahnya pembuluh darah akibat tekanan darah tinggi (hipertensi). Biasanya vertigo yang diakibatkan oleh kurangnya oksigen ke otak ini akan disertai dengan mual dan muntah-muntah.

Untuk mencegah terjadinya dampak yang lebih berat akibat serangan stroke yang diawali dengan serangan vertigo, pemeriksaan lainnya adalah CT scan atau MRI kepala, yang bisa menunjukkan kelainan tulang atau tumor yang menekan saraf. Jika diduga suatu infeksi, bisa diambil contoh cairan dari telinga atau sinus atau dari tulang belakang.

Jika diduga terdapat penurunan aliran darah ke otak, maka dilakukan pemeriksaan angiogram, untuk melihat adanya sumbatan pada pembuluh darah yang menuju ke otak.

http://www.yastroki.or.id/read.php?id=270

SELENGKAPNYA »»

Asal Muasal Kentut

1. Dari mana asal kentut? Dari gas dalam usus. Gas dalam usus berasal dari udara yang kita telan, yang menerobos ke usus dari darah, gas dari reaksi kimia & gas dari bakteri dalam perut.

2. Apa komposisi kentut ?
Bervariasi. Makin banyak udara anda telan, makin banyak kadar nitrogen dalam kentut (oksigen dari udara terabsorbsi oleh tubuh sebelum sampai di usus). Adanya bakteri serta reaksi kimia antara asam perut & cairan usus menghasilkan karbondioksida. Bakteri juga menghasilkan metana & hidrogen. Proporsi masing-masing gas tergantung apa yang anda makan, berapa banyak udara tertelan, jenis bakteri dalam usus, berapa lama kita menahan kentut. Makin lama menahan kentut, makin besar proporsi nitrogen, karena gas-gas lain terabsorbsi oleh darah melalui dinding usus. Orang yang makannya tergesa-gesa kadar oksigen dalam kentut lebih banyak karena tubuhnya tidak sempat mengabsorbsi oksigen. (Makanya jangan suka nahan kentut).


3. Kenapa kentut berbau busuk ?
Bau kentut karena kandungan hidrogen sulfida & merkaptan. Kedua senyawa ini mengandung sulfur (belerang). Makin banyak kandungan sulfur dalam makanan anda, makin banyak sulfida & merkaptan diproduksi oleh bakteri dalam perut, & makin busuklah kentut anda.Telur & daging punya peran besar dalam memproduksi bau busuk kentut. Kacang-kacangan berperan dalam memproduksi volume kentut, bukan dalam kebusukannya.

4. Kenapa kentut menimbulkan bunyi ?
Karena adanya vibrasi lubang anus saat kentut diproduksi. Kerasnya bunyi tergantung pada kecepatan gas.

5. Kenapa kentut yang busuk itu hangat & tidak bersuara ?
Salah satu sumber kentut adalah bakteri. Fermentasi bakteri & proses pencernaan memproduksi panas, hasil sampingnya adalah gas busuk. Ukuran gelembung gas lebih kecil, hangat & jenuh dengan produk metabolisme bakteri yg berbau busuk. Ini kemudian menjadi kentut, walau hanya kecil volumenya, tapi SBD (Silent But Deadly = Sunyi Tapi Mematikan ).

6. Berapa banyak kentut diproduksi sehari ?
Rata-rata setengah liter sehari dalam 14 kali kentut.

7. Mengapa kentut keluar melalui lubang dubur ?
Karena density-nya lebih ringan, kenapa gas kentut tidak melakukan perjalanan ke atas? Tidak demikian. Gerak peristaltik usus mendorong isinya ke arah bawah. Tekanan di sekitar anus lebih rendah. Gerak peristaltik usus menjadikan ruang menjadi bertekanan, sehingga memaksa isi usus, termasuk gas-nya untuk bergerak ke kawasan yg bertekanan lebih rendah, yaitu sekitar anus. Dalam perjalanan ke arah anus, gelembung-gelembung kecil bergabung jadi gelembung besar. Kalau tidak ada gerak peristaltik, gelembung gas akan menerobos ke atas lagi, tapi tidak terlalu jauh, karena bentuk usus yg rumit & berbeit-belit. (Bayangkan kalo kentut keluar dari lubang hidung).

8. Berapa waktu yang diperlukan oleh kentut untuk melakukan perjalanan ke hidung orang lain?
Tergantung kondisi udara, seperti kelembaban, suhu,kecepatan & arah angin, berat molekul gas kentut, jarak antara 'transmitter' dengan 'receiver'. Begitu meninggalkan sumbernya, gas kentut menyebar konsentrasinya berkurang. Kalau kentut tidak terdeteksi dalam beberapa detik, berarti mengalami pengenceran di udara & hilang ditelan udara selama-lamanya. Kecuali kalau anda kentut di ruang sempit, seperti lift, mobil, konsentrasinya lebih banyak, sehingga baunya akan tinggal dalam waktu lama sampai akhirnya diserap dinding.

9. Apakah setiap orang kentut ?
Sudah pasti, kalau masih hidup. Sesaat setelah meninggalpun orang masih bisa kentut.

10. Betulkah laki-laki kentut lebih sering daripada perempuan ?
Tidak ada kaitannya dengan gender.. Kalau benar, berarti perempuan menahan kentutnya, & saat kentut banyak sekali jumlah yg dikeluarkan.

11. Saat apa biasanya orang kentut ?
Pagi hari di toilet. yang disebut "morning thunder". Kalau resonansinya bagus, bisa kedengaran di seluruh penjuru rumah.

12. Mengapa makan kacang-kacangan menyebabkan banyak kentut ?
Kacang-kacangan mengandung zat gula yang tidak bisa dicerna tubuh. Gula tsb (raffinose, stachiose, erbascose) jika mencapai usus, bakteri di usus langsung berpesta pora & membuat banyak gas. Jagung, paprika, kubis, kembang kol, susu juga penyebab banyak kentut (bukan baunya!).

13. Selain makanan, apa saja penyebab kentut ?
Udara yang tertelan, makan terburu-buru, makan tanpa dikunyah, minum soft drink, naik pesawat udara (karena tekanan udara lebih rendah, sehingga gas di dalam usus mengalami ekspansi & muncul sebagai kentut).

14. Apakah kentut sama dengan sendawa, tapi muncul dari lain lubang ?
gak dong... sendawa muncul dari perut, komposisi kimianya lain dengan kentut. Sendawa mengandung udara lebih banyak, kentut mengandung gas yang Diproduksi oleh bakteri lebih banyak.

15. Kemana perginya gas kentut kalau ditahan tidak dikeluarkan ?
Bukan diabsorbsi darah, bukan hilang karena bocor..Tapi bermigrasi ke bagian atas menuju usus & pada gilirannya akan keluar juga. Jadi bukan lenyap, tapi hanya mengalami penundaan.

16. Mungkinkah kentut terbakar ?
Bisa saja. Kentut mengandung metana, hidrogen yang combustible (gas alam mengandung komponen ini juga). Kalau terbakar, nyala-nya berwarna biru karena kandungan unsur hidrogen. (Kalo naik gunung, lupa bawa korek api tapi mau masak indomie, pakai aja kentut buat nyalain kompor hehehe...)

17. Bisakah menyalakan korek api dengan kentut ?
Jangan mengada-ada... konsistensinya lain. Juga suhunya tidak cukup panas untuk memulai pembakaran.

18. Mengapa kentut anjing & kucing lebih busuk ?
Karena anjing & kucing adalah karnivora (pemakan daging). Daging kaya akan protein. Protein mengandung banyak sulfur, jadi bau kentut binatang ini lebih busuk. Lain dengan herbivora seperti sapi, kuda, gajah, yang memproduksi kentut lebih banyak, lebih lama, lebih keras bunyinya, tapi relatif tidak berbau. (Makanya lebih baik pelihara gajah di rumah daripada anjing).

19. Betulkah bisa teler kalau mencium bau kentut 2-3 kali berturut-turut ?
Kentut mengandung sedikit oksigen, mungkin saja anda mengalami pusing kalau mencium bau kentut terlalu banyak.

20. Apakah warna kentut ?
Tidak berwarna. Kalau warnanya oranye seperti gas nitrogen oksida, akan ketahuan siapa yang kentut.

21. Kentut itu apakah asam, basa atau netral ?
Asam, karena mengandung karbondioksisa (CO2) & hidrogen sulfida (H2S).

22. Apa yang terjadi kalau seseorang kentut di planet Venus ?
Planet Venus sudah banyak mengandung sulfur(belerang) di lapisan udaranya, jadi kentut di sanapun tidak ada pengaruhnya.

Tapi bener-bener mengharukan,
Kadang ketika Anda menangis, tak seorang pun yang menyadari linangan air mata Anda.

Terkadang ketika Anda amat sedih, tak seorang pun yang melihat kepedihan hati Anda.

Ketika Anda bahagia, tak seorang pun yang memperhatikan senyum mengembang di bibir Anda.

Tapi, ketika Anda kentut .. semua orang menoleh ke diri Anda.
Mengharukan nggak, sih ?? hehe..


http://www.chrisganteng.co.cc/2009/04/asal-muasal-kentut-asli-ilmiah-nih.html

SELENGKAPNYA »»

Teknologi Terbaru Pengobatan Katarak

Katarak merupakan kondisi mata dimana lensa mata yang berwarna bening menjadi buram, yang menghalangi cahaya memasuki mata sehingga penglihatan terganggu. Katarak merupakan penyebab utama kebutaan di dunia.

Kondisi ini disebabkan oleh berbagai hal. Terkena sinar UV berlebihan, penggunaan suatu jenis obat-obatan terlalu lama, efek samping dari diabetes, darah tinggi serta usia tua menjadi salah satu penyebab katarak. Adapu kemungkinan katarak timbul di usia muda, misalnya sejak lahir atau akibat dari kecelakaan.


Teknik operasi paling umum dan canggih untuk katarak adalah phacoemulsification. Di Singapore National Eye Center (SNEC), 91.5% operasi katarak dilakukan dengan cara phacoemulsification. Pada phacoemulsification, sebuah alat yang dikendalikan oleh ultra sound digunakan untuk membentuk emusi dan mengeluarkan lensa katarak melalui pembukaan kecil seukuran 1.8mm. Alat yang digunakan dengan tangan ini memiliki ujung metalik, yang bergetar dalam kecepatan tinggi. Alat yang mengendalikan getaran ini merupakan sebuah mesin yang mengontrol masuknya aliran cairan ke mata. Keseluruhan sistem ini penting untuk membuat mata stabil dan cukup lembab sehingga sang dokter bisa membedah dengan aman dan efisien.

Setelah katarak mata dikeluarkan, lensa pengganti buatan, Artificial Intraocular Lens (IOL) ditanamkan ke mata. Panjangnya sekitar 12.5mm. Lensa buatan ini dimasukkan dan akan selamanya berada di mata. Dengan teknologi IOL sebelumnya, pasien katarak dipaksa memakai kacamata tebal atau lensa kontak seusai operasi. Tapi dalam beberapa tahun terakhir, telah berkembang teknologi terbaru dalam desain IOL. Kini, sebagian besar IOL dalam phacoemulsification terbuat dari silikon atau akrilik sehingga lensa IOL menjadi lentur. Karena itulah, dengan mudah dapat digulung atau dilipat ketika dimasukkan ke dalam mata. Prosesnya relatif cepat karena tidak mengharuskan mata dijahit, tingkat ketidaknyamanannya rendah, proses penyembuhan cepat bahkan terdapat kemungkinan untuk tidak memakai kacamata lagi.

oleh Dr Sharifah Zainah Alsagoff

MBBS, MMed (Ophthalmology), FRCS (Ed)

Consultant and Deputy Head

Cataract and Comprehensive Ophthalmology Service, Singapore National Eye Centre

SELENGKAPNYA »»

Setelah Flu Babi Kini Flu Kuda Mengintai....


Giliran Flu Kuda Mengintai, Tewaskan 43 Kuda

Meskipun India masih bebas dari influensa A/H1N1 atau flu babi, penyakit hewan lain, Influensa Equine, atau flu kuda, telah menewaskan 43 ekor kuda di negara bagian barat India Rajasthan dan Gujarat, demikian laporan harian Hindu, Danik Bhaskar, Sabtu (9/5).

Berdasarkan laporan laboratorium di Hissar, Haryana, di India utara, dibenarkan, kematian hewan-hewan itu disebabkan Influensa Equine yang juga disebut flu kuda.

Kematian pertama terjadi pada Januari lalu di Gandhinagar, Gujarat, di mana 15 ekor kuda tewas akibat penyakit tersebut bulan lalu, kata laporan itu.

Untuk mencegah penyakit tersebut tersebar luas, pemerintah Gujarat memutuskan melarang membeli dan menjual kuda di negara bagian itu.

Di Rajasthan, 25 kuda tewas pada suatu pameran kuda di daerah Jodhpur, menurut laporan tersebut. Flu Equine disebabkan virus Influansa A, yang endemik pada kuda.

Virus ini bisa berpindah ke jenis hewan lain dan menular pada manusia. Influensa Equine ditandai dengan sangat tingginya penularan di antara kuda, dan mempunyai masa inkubasi relatif singkat, yakni satu sampai lima hari.

Kuda yang terserang flu ini bisa mengembangkan gejala-gejala demam, batuk kering dan keluar ingus dari hidungnya.
Sumber:antara

SELENGKAPNYA »»

Ternyata Ponsel Membahayakan Nyawa Anak Kita !

Ternyata Ponsel Membahayakan Nyawa Anak Kita. Karena maraknya pembahasan tentang artikel Cell Phones: The New Cigarettes, lalu diadakanlah studi ini yang bermula dari konferensi internasional yang pertama mengenai telepon genggam dan kesehatan yang diselenggarakan pada September 2008.

Dr. Lennart Hardell, seorang profesor onkologi dari University Hospital di Orebro, Swedia, menemukan penelitian dari 15 studi dari enam negara mengenai anak-anak yang menggunakan telepon selular sebelum berusia 20 tahun memiliki kemungkinan lima kali lebih besar mengidap glioma (kanker otak) dan tumor saraf akustik (acoustic neuromas, tumor di jaringan pendengaran) dibandingkan orang yang mulai menggunakan telepon selular setelah berusia 20 tahun.


Frekuensi terjadinya kanker pada anak-anak di bawah 20 tahun yang menggunakan telepon genggam empat kali lebih besar dibandingkan mereka yang berusia di atas 20 tahun.

Glioma adalah kanker pada sel glia. Glia (berasal dari bahasa Yunani, yang berarti perekat) adalah sel-sel pendukung neuron (sel saraf), memastikan neuron tetap pada tempatnya, menyediakan nutrisi dan oksigen, dan menuntun perkembangan mereka di masa muda. Apapun tipe glioma yang diderita seseorang, prediksinya sangat lemah, kemungkinan hidup penderita hanya sembilan bulan sampai tiga tahun setelah diagnosis.

Tumor saraf akustik adalah tumor jinak pada saraf pendengaran, walaupun neuroma dikategorikan tumor jinak, namun mereka menyebabkan pusing-pusing, hilangnya keseimbangan, dan ketulian.

Otak anak dianggap belum berkembang hingga mereka berusia 20. Radiasi telepon selular terpancar sebesar 5 inci ke dalam otak anak dan 2 inci pada orang dewasa. Walaupun akhir-akhir ini telah terjadi peningkatan kanker otak pada anak yang secara kebetulan waktunya seiring dengan maraknya telepon selular, namun epidemi diharapkan belum akan terjadi dalam waktu 10 tahun.

Parlemen Eropa telah menghimbau negara-negara anggotanya untuk lebih keras membatasi penggunaan telepon selular oleh anak muda. Di Amerika Serikat, panitia kecil Oversight and Government Reform Committee sedang mempertimbangkan persoalan ini.

(Louise McCoy/The Epoch Times)

SELENGKAPNYA »»

Akibat Fatal Konsumsi Air Putih Terlalu Banyak


SEORANG WANITA KEHILANGAN PENGLIHATAN SETELAH MINUM AIR TERLALU BANYAK.

Dia minum 7 liter air setiap hari dengan maksud untuk "mendetoksifikasi dan
mengurangi tekanan darahnya".

Mengira bahwa makin banyak air dia minum, akan makin baik, dia meneruskan
kebiasaannya dan hal ini berlangsung terus selama tiga bulan. Akan tetapi
bulan lalu, wanita Taiwan berusia 26 tahun ini tiba-tiba jatuh pingsan.
Ketika dia sadar kembali beberapa hari berikutnya, dia menjadi buta, menurut
laporan Apple Daily Taiwan.

Dokter mengatakan bahwa kondisi wanita tersebut diketahui sebagai "keracunan
air kronis".


Jumlah air yang dia minum lebih dari tiga kali lipat dari konsumsi air
harian yang disarankan bagi orang dewasa yang tidak banyak bergerak.

Dr. Jiang Shou Shan, yang merawatnya, mengatakan kepada Apple Daily Taiwan
bahawa pasiennya tidak memiliki penyakit pesikologis atau masalah kesehatan
lainnya, kecuali bahwa tekanan darahnya sangat menghawatirkan.

Nama wanita tersebut tidak disebutkan dalam laporan.

Dr. Jiang mengatakan, "Dia salah percaya bahwa makin banyak air dia minum,
makin banyak pula dia bisa menurunkan tekanan darahnya. Sejak itu, selama
tiga bulan, dia meminum 7 liter air setiap hari."

Dr. Jiang menambahkan pada mulanya wanita tersebut akan sering buang air
kecil, tapi setelah beberapa waktu, hal tersebut berubah menjadi keracunan
air.

Minum terlalu banyak air bisa mengakibatkan hyponatremia, suatu kondisi
dimana kadar sodium di dalam darah tidak cukup.

PEMBENGKAKAN DALAM SEL-SEL OTAK

Sebagai hasilnya, kelebihan air harus diserap oleh sel-sel tubuhnya. Sel-sel
otaknya membengkak setelah meminum air, yang mengakibatkan tekanan yang
meningkat di dalam otaknya.

Dr. Jiang menjelaskan bahwa tekanan tersebut mengakibatkan pendarahan di
dalam occipital lobe (otak besar bagian depan), yang merupakan pusat
pemrosesan visual dari otak yang berisi sebagian besar visual cortex.

Kata Dr. Jiang, "Sodium di dalam darah kita menjaga laju metabolisme sel
kita. Tetapi sekali Anda meminum terlalu banyak air, ion-ion sodium akan
berkurang, mengakibatkan otak membengkak.

Hal ini mengakibatkan tekanan dan berlanjut ke pendarahan." Shin Min Daily
mengutip pernyataan seorang dokter bahwa minum terlalu banyak air bisa
berakibat fatal.

Dokter tersebut, dari Raffles Hospital, mengatakan bahwa tubuh kita secara
konstan kehilangan air melalui keringat, buang air kecil dan air besar atau
menghembuskan nafas, diantaranya.

"Mengganti 'kehilangan air' ini adalah esensial, tetapi rehidrasi yang
berlebihan bisa mengakibatkan overdosis air yang fatal, " kata dokter.

Menurut dokter tersebut, gejala-gejala keracunan air termasuk sakit kepala,
kelelahan, hidung mampet, muntah, sering buang air kecil dan disorientasi
mental.

SELENGKAPNYA »»

Bahaya Merokok

Rokok merupakan benda yang sudah tak asing lagi bagi kita. Merokok sudah menjadi kebiasaan yang sangat umum dan meluas di masyarakat. Bahaya merokok terhadap kesehatan tubuh telah diteliti dan dibuktikan banyak orang. Efek-efek yang merugikan akibat merokok pun sudah diketahui dengan jelas. Banyak penelitian membuktikan kebiasaan merokok meningkatkan risiko timbulnya berbagai penyakit seperti penyakit jantung dan gangguan pembuluh darah, kanker paru-paru, kanker rongga mulut, kanker laring, kanker osefagus, bronkhitis, tekanan darah tinggi, impotensi serta gangguan kehamilan dan cacat pada janin.

Pasien-pasien perokok juga berisiko tinggi mengalami komplikasi atau sukarnya penyembuhan luka setelah pembedahan termasuk bedah plastik dan rekonstruksi, operasi plastik pembentukan payudara dan operai yang menyangkut anggota tubuh, bagian bawah.



Pada kenyataannya kebiasaan merokok ini sulit dihilangkan dan jarang diakui orang sebagai suatu kebiasaan buruk. Apalagi orang yang merokok untuk mengalihkan diri dari stress dan tekanan emosi, lebih sulit melepaskan diri dari kebiasaan ini dibandingkan perokok yang tidak memiliki latar belakang depresi.

Penelitian terbaru juga menunjukkan adanya bahaya dari seconhandsmoke yaitu asap rokok yang terhirup oleh orang-orang bukan perokok karena berada di sekitar perokok atau bisa disebut juga dengan perokok pasif. Rokok tidak dapat dipisahkan dari bahan baku pembuatannya yakni tembakau. Di Indonesia tembakau ditambah cengkih dan bahan-bahan lain dicampur untuk dibuat rokok kretek. Selain kretek tembakau juga dapat digunakan sebagai rokok linting, rokok putih, cerutu, rokok pipa dan tambakau tanpa asap (tembakau kunyah).

Sebetulnya apa saja yang terkandung dalam asap sebatang rokok yang dihisap ? Tidak kurang dari 4000 zat kimia beracun. Zat kimia yang dikeluarkan ini terdiri dari komponen gas (85 persen) dan partikel. Nikotin, gas karbonmonoksida, nitrogen oksida, hidrogen sianida, amoniak, akrolein, asetilen, benzaldehid, urethan, benzen, methanol, kumarin, 4-etilkatekol, ortokresol dan perylene adalah sebagian dari beribu-ribu zat di dalam rokok.

Komponen gas asap rokok adalah karbonmonoksida, amoniak, asam hidrosianat, nitrogen oksida dan formaldehid. Partikelnya berupa tar, indol, nikotin, karbarzol dan kresol. Zat-zat ini beracun, mengiritasi dan menimbulkan kanker (karsinogen). Sebetulnya apa sih zat-zat tersebut dan bagaimana mereka membahayakan tubuh ?

(1) Nikotin. Zat yang paling sering dibicarakan dan diteliti orang, meracuni saraf tubuh, meningkatkan tekanan darah, menimbulkan penyempitan pembuluh darah tepi dan menyebabkan ketagihan dan ketergantungan pada pemakainya. Kadar nikotin 4-6 mg yang diisap oleh orang dewasa setiap hari sudah bisa membuat seseorang ketagihan.

(2) Timah hitam (Pb) yang dihasilkan sebatang rokok sebanyak 0,5 ug. Sebungkung rokok (isi 20 batang) yang habis diisap dalam satu hari menghasilkan 10 ug. Sementara ambang batas timah hitam yang masuk ke dalam tubuh adalah 20 ug per hari. Bisa dibayakangkan bila seorang perkok berat menghisap rata-rata 2 bungkus rokok per hari, berapa banyak zat berbahaya ini masuk ke dalam tubuh. (3) Gas karbonmonoksida (CO) memiliki kecenderungan yang kuat untuk berikatan dengan hemoglobin dalam sel-sel darah merah. Seharusnya hemoglobin ini berikatan dengan oksigen yang sangat penting untuk pernasapan sel-sel tubuh, tapi karena gas CO lebih kuat daripada oksigen maka gas CO ini merebut tempatnya "di sisi" hemoglobin. Jadilah hemoglobin bergandengan dengan gas CO. Kadar gas CO dalam darah bukan perokok kurang dari 1 persen. Sementara dalam darah perokok mencapai 4-15 persen. (4) Tar adalah kumpulan dari beribu-ribu bahan kimia dalam komponen padat asap rokok dan bersifat karsinogen. Pada saat rokok dihisap, tar masuk ke dalam rongga mulut sebagai uap padat. Setelah dingin akan menjadi padat dan membentuk endapan berwarna coklat pada permukaan gigi, saluran pernafasan dan paru-paru. Pengedapan ini bervariasi antara 3-40 mg per batang rokok, sementara kadar tar dalam rokok berkisar 24-45 mg.

----Antibodi Menurun
Rongga mulut sangat mudah terpapar efek yang merugikan akibat merokok. Tejadinya perubahan dalam rongga mulut sangat masuk diakal karena mulut merupakan awal terjadinya penyerapan zat-zat hasil pembakaran rokok. Temperatur rokok pada bibir adalah 30 derajat C, sedangkan ujung rokok yang terbakar bersuhu 900 derajat C.

Asap panas yang berhembus terus menerus ke dalam rongga mulut merupakan rangsangan panas yang menyebabkan perubahan aliran darah dan mengurangi pengeluaran ludan. Akibatnya rongga mulut menjadi kering dan lebih an-aerob (suasana bebas zar asam) sehingga memberikan lingkungan yang sesuai untuk tumbuhnya bakteri an-aerob dalam plak. Dengan sendirinya perokok berisiko lebih besar terinfeksi bakteri penyebab penyakit jaringan pendukung gigi dibandingkan mereka yang perokok.

Pengaruh asap rokok secara langsung adalah iritasi terhadap gusi dan secara tidak langsung melalui produk-produk rokok seperti nikotin yang sudah masuk melalui aliran darah dan ludah, jaringan pendukung gigi yang sehat seperti gusi, selaput gigi, semen gigi dan tulang tempat tertanamnya gigi menjadi rusak karena terganggunya fungsi normal mekanisme pertahanan tubuh terhadap infeksi dan dapat merangsang tubuh untuk menghancurkan jaringan sehat di sekitarnya.

Pada perokok terdapat penurunan zat kekebalan tubuh (antibodi) yang terdapat di dalam ludah yang berguna untuk menetralisir bakteri dalam rongga mulut dan terjadi gangguan fungsi sel-sel pertahanan tubuh. Sel pertahanan tubuh tidak dapat mendekati dan memakan bakteri-bakteri penyerang tubuh sehinggal sel pertahanan tubuh tidak peka lagi terhadap perubahan di sekitarnya juga terhadap infeksi.

Gusi seorang perokok juga cenderung mengalami penebalan lapisan tanduk. Daerah yang mengalami penebalan ini terlihat lebih kasar dibandingkan jaringan di sekitarnya dan berkurang kekenyalannya. Penyempitan pembuluh darah yang disebabkan nikotin mengakibatkan berkurangnya aliran darah di gusi sehingga meningkatkan kecenderungan timbulnya penyakit gusi.

Tar dalam asap rokok juga memperbesar peluang terjadinya radang gusi, yaitu penyakit gusi yang paling sering tejadi yang disebabkan oleh plak bakteri dan faktor lain yang dapat menyebabkan bertumpuknya plak di sekitar gusi. Tar dapat diendapkan pada permukaan gigi dan akar gigi sehingga permukaan ini menjadi kasar dan mempermudah perlekatan plak. Dari beberapa penelitian yang telah dilakukan plak dan karang gigi lebih banyak terbentuk pada rongga mulut perokok dibandingkan bukan perokok. Penyakit jaringan pendukung gigi yang parah, kerusakan tulang penyokong gigi dan tanggalnya gigi lebih banyak terjadi pada perokok daripada bukan perkok. Pada perawatan penyakit jaringan pendukung gigi pasien perokok memerlukan perawatan yang lebih luas dan lebih lanjut. Padahal pada pasien bukan perokok dan pada keadaan yang sama cukup hanya dilakukan perawatan standar seperti pembersihan plak dan karang gigi.

Keparahan penyakit yang timbul dari tingkat sedang hingga lanjut berhubungan langsung dengan banyaknya rokok yang diisap setiap hari berapa lama atau berapa tahun seseorang menjadi perokok dan status merokok itu sendiri, apakah masih merokok hingga sekarang atau sudah berhenti.

Nikotin berperan dalam memulai terjadinya penyakit jaringan pendukung gigi karena nikotin dapat diserap oleh jaringan lunak rongga mulut termasuk gusi melalui aliran darah dan perlekatan gusi pada permukaan gigi dan akar. Nikotin dapat ditemukan pada permukaan akar gigi dan hasil metabolitnya yakni kontinin dapat ditemukan pada cairan gusi.

Perlekatan jaringan ikat dan serat-serat kolagen terhambat, sehingga proses penyembuhan dan regenerasi jaringan setelah perawatan terganggu.

Tembakau kunyah sering disebut juga tembakau tanpa asap, tampaknya juga telah menjadi tren dan produknya banyak dimanfaatkan oleh kalangan muda, atletik dan wanita usia lanjut di Amerika. Di Indonesia mengunyah tembakau telah menjadi kebiasan sejak dulu. Walaupun tanpa asap kebiasaan mengunyah tembakau ini diduga sebagai penyebab terjadinya 'bercak putih' (leukoplakia) dan terjadinya kanker rongga mulut. Kelainan biasanya terjadi di daerah pipi, tempat tembakau tanpa asap ini biasa disisipkan. * drg Amalia (sh)

sumber : http://www.geocities.com/pentagon_f/rokok1

SELENGKAPNYA »»

Bahaya Minuman Beralkohol

Minuman beralkohol adalah minuman yang mengandung etanol. Etanol adalah bahan psikoaktif dan konsumsinya menyebabkan penurunan kesadaran. Di berbagai negara, penjualan minuman beralkohol dibatasi ke sejumlah kalangan saja, umumnya orang-orang yang telah melewati batas usia tertentu.

Efek samping

Bila dikonsumsi berlebihan, minuman beralkohol dapat menimbulkan ganggguan mental organik (GMO), yaitu gangguan dalam fungsi berpikir, merasakan, dan berprilaku. Timbulnya GMO itu disebabkan reaksi langsung alkohol pada sel-sel saraf pusat. Karena sifat adiktif alkohol itu, orang yang meminumnya lama-kelamaan tanpa sadar akan menambah takaran/dosis sampai pada dosis keracunan atau mabuk.



Mereka yang terkena GMO biasanya mengalami perubahan perilaku, seperti misalnya ingin berkelahi atau melakukan tindakan kekerasan lainnya, tidak mampu menilai realitas, terganggu fungsi sosialnya, dan terganggu pekerjaannya. Perubahan fisiologis juga terjadi, seperti cara berjalan yang tidak mantap, muka merah, atau mata juling. Perubahan psikologis yang dialami oleh konsumen misalnya mudah tersinggung, bicara ngawur, atau kehilangan konsentrasi.

Mereka yang sudah ketagihan biasanya mengalami suatu gejala yang disebut sindrom putus alkohol, yaitu rasa takut diberhentikan minum alkohol. Mereka akan sering gemetar dan jantung berdebar-debar, cemas, gelisah, murung, dan banyak berhalusinasi.

Menurut penelitian yang telah dilakukan, usia 17-19 tahun adalah masa-masa di mana otak masih berkembang dengan pesat. Anak muda yang mengonsumsi minuman keras cenderung memiliki risiko kesehatan yang tinggi. Selain menghambat perkembangan memori, minuman keras bisa merusak fungsi sel-sel otak.

SELENGKAPNYA »»

Buah Hati Tak Kunjung Datang! Tolong!

Memiliki anak adalah dambaan setiap pasangan yang telah berumah tangga, karena anak adalah buah cinta orang tuanya. Anak dapat mempererat hubungan cinta antara ibu dan ayah dan melengkapi keharmonisan rumah tangga. Bagaimana bila sang buah hati belum hadir setelah bertahun-tahun menikah? Apakah ini erat hubungannya dengan ketidaksuburan pasangannya? Apa yang dimaksud dengan kesuburan (fertilitas) yang sebenarnya? Apakah ada cara untuk mengatasinya?
Infertilitas atau ketidaksuburan adalah pasangan yang sudah melakukan hubungan seksual tanpa pencegahan kehamilan selama 12 bulan atau lebih dan tidak dapat hamil. Infertilitas dibagi menjadi dua yaitu infertilitas primer dan infertilitas sekunder. Infertilitas primer adalah suatu keadaan saat pasangan yang telah lama menikah tapi belum memiliki anak. Sedangkan infertilitas sekunder adalah keadaan di mana pasangan telah memiliki anak namun tak lagi dikaruniai anak dalam waktu yang lama Hal ini harus dibedakan dengan kemandulan, karena kemandulan (sterilitas) adalah ketidakmampuan mutlak untuk memiliki keturunan misalnya pada pria yang telah melakukan vasektomi atau mengalami kastrasi (kebiri) dan atau wanita yang mengalami pengangkatan rahim atau mengalami tubektomi.


Apa saja hal yang dapat menyebabkan infertilitas?

Factor yang penting yang dapat mempengaruhi kesuburan, antara lain:
1. Usia : Untuk pria puncak kesuburan adalah usia 24-25 tahun dan 21-24 tahun untuk wanita, sebelum usia tersebut kesuburan belum benar matang dan setelahnya berangsur menurun.
2. Frekuensi hubungan seksual :
3. Lingkungan : baik fisik, kimia maupun biologis (panas, radiasi, rokok, narkotik, alkohol, infeksi, dll).
4. Gizi dan nutrisi : terutama kekurangan protein dan vitamin tertentu.
5. Stress psikis : mengganggu siklus haid, menurunkan libido & kualitas spermatozoa, dll.

Penyebab infertilitas dapat digolongkan atas dasar anatomi organ dan atau fungsinya.

Penyebab pada laki-laki:

1. Kelainan anatomi : hypo-epispadia (kelainan letak lubang kencing), micropenis (penis sangat kecil), undescencus testis (testis masih dalam perut/lipat paha), dll.
2. Gangguan fungsi : disfungsi ereksi berat (impotensi), ejakulasi retrograde (ejakulasi balik), dll.
3. Gangguan spermatogenesis : oligo/terato/asthenozoospermia (kelainan jumlah, bentuk, gerak sperma).
4. Lain-lain : hernia scrotalis (hernia berat sampai ke kantung testis), varikokel (varises pembuluh darah balik testis), imunologis, infeksi, dll.

Penyebab pada wanita:

1. Faktor vagina : vaginismus (kejang otot vagina), vaginitis (radang/infeksi vagina), dll.
2. Faktor cervix (mulut rahim) : polip (tumor jinak), stenosis (kekakukan mulut rahim), non hostile mucus (kualitas lendir mulut rahim jelek), anti sperm antibody (antibodi terhadap sperma), dll.
3. Faktor uterus (rahim) : myoma (tumor otot rahim), endometritis (radang sel. lendir rahim), endometriosis (tumbuh sel. lendir rahim bukan pada tempatnya), uterus bicornis, arcuatus, asherman’s syndrome, retrofleksi (kelainan bentuk dan posisi rahim), prolap (pemburutan, penyembulan rahim ke bawah).
4. Faktor tuba fallopi (saluran telur) : pembuntuan, penyempitan, pelengketan saluran telur (bisa karena infeksi atau kelainan bawaan).
5. Faktor ovarium (indung telur) : tumor, kista, gangguan menstruasi (amenorhoe, oligomenorhoe dengan/tanpa ovulasi). Organ ini berinteraksi dengan pusat pengendali hormon di otak (hypothalamus dan hipofisis) dalam mengatur siklus menstruasi.
6. Faktor lain : prolactinoma (tumor pada hipofisis), hiper/hypotroid (kelebihan/kekurangan hormon tiroid), dll.

Kapankah seseorang dikatakan tidak subur (infertile)?
Untuk memastikan ketidaksuburan seseorang harus melalui serangkaian pemeriksaan atau tes-tes baik untuk pria maupun wanita. Sebaiknya anda berkonsultasi dengan dokter kebidanan anda tentang tes-tes apa saja yang perlu anda lakukan.
Pemeriksaan yang dapat dilakukan pria adalah:
Pemeriksaan analisa sperma. factor sperma adalah factor tunggal penyebab infertile yang terpenting dari suami, dimana berkisar antara 40-50%. Oleh karena itu setiap suami dengan pasangan infertile harus diperiksa cairan maninya yang mengandung sperma. Sebelum pemeriksaan ini, suami diharapkan tidak melakukan hubungan seksual sekurang-kurangnya selama 3 hari.
Menurut WHO, nilai nomal untuk analisa sperma adalah :

Likuifaksi 30 menit
Volume > 2,0 ml
Konsentrasi sperma > 20 juta/ml
Jumlah sperma ± 40 juta
Motilitas/pergerakan sperma > 50 %
Morfologi/bentuk sperma > 30 % bentuknya normal
WBC (sel darah putih) < 1 juta/ml
pH (keasaman cairan mani) 7,2 – 7,8

Bila hasil analisa sperma suami brbeda dari hasil diatas, maka hasil sperma dapat dikatakan abnormal. Untuk itu dapat dilanjutkan dengan pemerikasaan lebih lanjut antara lain :
1. Ditelusuri apakah ada riwayat terpapar dengan suhu tinggi, bahan kimia atau obat-obatan tertentu.
2. Pemeriksaan genitalia pria, apakah ada kelainan anatomi atau fungsi.
3. Ukuran testis dinilai, pemeriksaan skrotum untuk meihat adanya varicocel.
4. Pada kasus azoospermia (tidak ada sperma), perlu diperiksa kadar FSH (follicle stimulation hormone) yang bila kadarnya naik > 3 kali lipat, menunjukkan adanya kegagalan testis (buah zakar).

Pria dikatakan infertilitas absolute bila dijumpai adanya azoospermia disertai dengan kenaikan kadar FSH.
Pemeriksaan pada wanita
1. Faktor vagina. Pameriksaannya dapat meliputi periksa inspekulo, periksa dalam, pemeriksaan mikroskopik cairan vagina. Hal ini untuk menentukan adanya kelainan anatomi atau fungsi dan menilai apakah ada mikroorganisme yang menyebabkan gangguan atau infeksi.
2. Faktor serviks (leher rahim). Pemeriksaannya meliputi periksa inspekulo, periksa dalam, uji pasca senggama, uji lendir serviks, dan biakan bila perlu. Dari semua pemeriksaan, uji lendir serviks memegang peranan penting karena infertilitas dapat disebabkan oleh sperma yang gagal menembus lendir serviks dan hal ini biasanya akibat reaksi imunologis.
Untuk uji lendir serviks dapat dilakukan pemeriksaan uji pasca senggama yaitu:
  • Sebelumnya pasangan melakukan hubungan seksual pada hari pertama dari dua hari masa praovulasi atau saat ovulasi.
  • Setelah ejakulasi, pasien terlentang selama 20 menit dan pergi ke dokter dalam waktu 8-12 jam kemudian, untuk diambil sediaan lendir serviksnya.
  • Lalu dilakukan pemeriksaan mikroskopik untuk menentukan derajat penetrasi lendir serviks dengan menghitung jumlah sperma yang bergerak.
Hasil tes dikatakan positif bila > 20 sperma aktif yang berarti factor imunologis dapat dikesampingkan. Hasil tes yang negative tidak memberikan intrepetasi apapun.
3. Faktor uterus. Dilakukan pemeriksaan dalam, biopsy endometrium, biakannya bilamana perlu, histerosalphyngography, dan laparoskopi.
4. Faktor tuba fallopi. Pemeriksaan dapat dilakukan dengan cara antara lain :
  • pertubasi atau uji rubin bertujuan memeriksa patensi tuba. Tuba mengalami sumbatan bila tekanan gas naik atau bertahan sampai 200 mmHg, kalau naiknya hanya 80-100 mmHg berarti salah satu atau kedua tubanya masih paten ( ovum/telur dapat keluar menuju rahim). Pemeriksaan dilakukan saat haid bersih dan sebelum ovulasi, atau pada hari ke-10 siklus haid.
  • histerosalphyngography. Tujuannya sama dengan pertubasi hanya saja kurang aman karena ada kemungkinan terpapar radiasi pada pemeriksaan berulang, akan tetapi pemeriksaan ini lebih akurat.
  • laparoskopi. Tujuannya untuk melihat apakah ada endometriosis sekaligus untuk melihat tuba. Hanya saja ini merupakan tindakan operatif jadi lebih baik dilkukan bila ada indikasi medis.
5. Faktor ovarium. Pemeriksaan meliputi bagaimana riwayat haid, perubahan lendir serviks, suhu basal badan, sitologi vaginal hormonal, biopsy endometrium, dan pemeriksaan hormonal. Laparaskopi dapat pula menjadi diagnostic ovulasi. Yang paling penting dalam pemeriksaan ini adalah menentukan ada tidaknya ovulasi, karena ovulasi menunjukkan adanya telur yang diproduksi oleh indung telur (ovarium) agar dapat dibuahi oleh sperma pria. Pemeriksaan ovulasi dapat dilakukan dengan pemeriksaan hormonal berupa :
  • Mengukur kadar progesterone serum yang dilakukan pada pertengahan fase luteal atau minggu ke-3 dari siklus haid. Dikatakan hasil positif (ada ovulasi) bila kadar progesterone 3 – 10 ng/ml.
  • Mengukur kadar luterinizing hormone (LH) dalam plasma darah setiap hari pada fase luteal untuk mengetahui saat ovulasi. Hal ini berguna untuk menentukan kapan saat yang tepat untuk melakukan senggama agar keberhasilan pembuahan tinggi.
Pada kasus amenorrhea (tidak ada haid), oligomenorrhea (siklus haid > 35 hari atau lama haid < 3 hari) atau haid yang sangat tidak teratur, dilakukan pemeriksan poros hypothalamus-hipofisis-ovarium dengan menentukan kadar LH-FSH dan prolaktin.

Bagaimana cara mengatasi infertilitas?
Diharapkan sebelum memulai terapi, pasangan berkonsultasi dengan dokter mengenai terapi yang tepat yang sesuai denan keadaan medisnya. Adapun terapi yang dapat diterapkan antara lain :
Pada pria, antara lain :
1. Terapi medis berupa pemberian obat-obatan atau hormone misalnya untuk memperbaiki jumlah sperma.
2. Terapi bedah bila berkenaan dengan kelainan anatomis atau masalah bedah yang berkaitan dengan kasus infertilitas pada pria misalnya varicocele.
3. Pada kasus azoospermis atau oligospermis yang berat, dimana kehamilan terjadi sangat jarang maka tindakan yang terbaik adalah melakukan AID ( artificial inseminasi donor). Metode ini dengan cara menempatkan sperma dalam saluran reproduksi wanita tidak dengan cara melakukan hubungan seksual dimana sperma berasal dari donor (orang lain). AID yang dilakukan setiap bulan selama satu tahun dapat memungkinkan kehamilan sebesar 65 %.
4. Bila hanya terdapat sebuah spermatozoa maka dapat dilakukan metode ICSI ( intracytoplasmic sperm injection) , metode dimana sebuah spermatozoa disuntikkan dalam sitoplasma ovum.
5. Bila nilai analisa sperma normal dan hasil uji pasca senggama maka dapat dilakukan inseminasi sediaan sperma dan dilakukan inseminasi intra uterin yaitu menempatkan spermatozoa yang sudah dipisahkan dari cairan mani ke dalanm ruang rahim dengan menggunakan kateter kecil.
Pada wanita, antara lain:
1. Terapi medis berupa pemberian obat-obatan atau hormone misalnya untuk memperbaiki induksi ovulasi.
2. Terapi bedah bila berkenaan dengan kelainan anatomis atau masalah bedah yang berkaitan dengan kasus infertilitas pada wanita misalnya tumor mulut rahim dll.
3. Condom therapy, dimana kondom dipakai secara terus-menerus setiap berhubungan seks selama lebih kurang 6-8 bulan. Dalam kurun waktu tersebut, diharapkan kadar antibodi telah menurun dan tidak ada lagi di daerah reproduksi wanita, sehingga sperma yang selama ini diaglutinasikan atau dimobilisasikan oleh antibodi menjadi bebas dan mampu bergerak untuk bermigrasi sampai di saluran tuba falopii (saluran telur) dan bertemu dengan sel telur tanpa halangan.
4. Pada kasus anovulasi (tidak ada telur) diberikan obat induksi ovulasi desertai dengan hubungan seksual yang terjadwal.
5. Pada kasus lendir serviks yang buruk dimana tidak dapat diatasi dengan obat-obatan, dapat dilakukan antara lain :
  • IVF ( in vitro fertilization) yaitu pembuahan sel telur ibu dengan sperma di luar tubuh (bayi tabung).
  • GIFT ( gamet intra fallopian transfer ) yaitu menempatkan sel telur ibu dan sperma ke dalam ujung distal tuba fallopi/saluran telur.
  • ZIFT ( zygote intra fallopian transfer ) yaitu bila telah terjadi pembuahan di luar tubuh dengan cara IVF maka hasil pembuahan (zygote) diletakkan ke dalam saluran telur/tuba fallopi melalui kanulasi trans abdominal.
Keberhasilan mengatasi infertilitas itu tergantung dari kerja sama suami-istri dan dokter dalam pemeriksaan infertilitas untuk mengetahui penyebabnya, sehingga dapat dilakukan pengobatan dan terapi yang baik yang diharapkan dapat menambah peluang terjadinya kehamilan. (Gracia Dewi.I)
Referensi :
www.BKKBN.com
www.mail_archive.com
www.republika.com
berek.s jonathan.2002.novak’s ginekologi 13th edition.
Sumapraja sudraji.1980.tesis “beberapa penelitian klinik pasangan infertile”.
Keterampilan Dasar Obstetri Ginekologi.Bagian Obstetri Ginekologi Fakultas Kedokteran Unika Atmajaya Jakarta

SELENGKAPNYA »»

Keputihan: Masalah Utama Wanita

Kata ‘keputihan’ pasti sudah tidak asing lagi bagi kaum hawa. Diperkirakan 75% wanita di Indonesia pernah mengalami keputihan sekali dalam hidupnya. Tetapi apakah semua wanita mengetahui keputihan yang dialaminya berbahaya atau tidak? Apakah keputihan yang terjadi normal ataukah tidak normal? Keputihan yang biasanya dialami oleh kaum perempuan terdiri dari dua macam, dapat berupa fisiologis atau patologis. Oleh sebab itu, kita perlu mengenal lebih jauh mengenai keputihan yang menjadi masalah utama kaum perempuan. Tak kenal maka tak mengobati.

Dalam dunia kedokteran, istilah medis untuk keputihan adalah leucorrhea/fluor albus/white discharge/vaginal discharge. Pengertian leucorrhea sendiri berdasarkan kamus kedokteran Dorland adalah discharge keputihan dan kental dari vagina dan rongga uterus.

Pada vagina itu sendiri terdapat mekanisme pertahanan terhadap benda asing. Kelenjar pada vagina dan serviks/leher rahim menghasilkan sekret yang berfungsi sebagai perlindungan alami dan lubrikasi untuk mengurangi gesekan pada dinding vagina saat berjalan dan saat berhubungan seksual. Dalam keadaan normal, kadang sekret yang dihasilkan dapat meningkat seperti saat menjelang haid, selesai haid, pertengahan siklus (masa subur), kehamilan, dan pada saat terangsang secara seksual. Tapi pada beberapa keadaan seperti infeksi/radang (kuman non-spesifik, Candida, Trichomonas, HPV, HIV), benda asing (kondom, pessarium), keganasan (polip, kanker serviks), hubungan seksual, obat-obatan dapat meningkatkan risiko keputihan pada kaum perempuan menjadi patologis/tidak normal.

Secara fisiologis, terjadi peningkatan kadar estrogen dan sel epitel mengalami pelepasan terutama pada bagian superfisial. Sel yang mati dan pecah akan menghasilkan glikogen. Adanya bakteri doderlein di vagina dapat mengubah glikogen menjadi asam laktat sehingga dapat melindungi vagina dari infeksi dengan PH yang asam (4,5-5). Oleh sebab itu, tidak diperbolehkan mengubah keasaman dengan zat-zat yang dapat menganggu keseimbangan PH vagina.

Ciri-ciri dari cairan lendir yang normal adalah berwarna putih encer, bila menempel pada celana dalam maka warnanya kuning terang, konsistensinya seperti lendir (encer kental) tergantung dari siklus hormon, tidak berbau dan tidak menimbulkan keluhan. Sebaliknya, bila terjadi gejala gejala antara lain: gatal pada organ intim perempuan, rasa terbakar, kemerahan, nyeri selama berhubungan intim, nyeri saat berkemih, keluar cairan berlebihan dari organ intim perempuan (baik berlendir ataupun bercampur darah), dan berbau maka perlu diwaspadai karena keputihan tersebut disebabkan oleh penyakit. 95% kasus kanker leher rahim pada wanita Indonesia ditandai dengan keputihan. Selain itu, keputihan tidak mengenal usia. Cuaca yang lembab juga ikut mempengaruhi.

Tidak tahu maka tidak mengobati, tetapi bila sudah mengetahui maka segeralah diobati. Keputihan yang semakin lama tidak diobati dapat menimbulkan komplikasi sehingga menjadi masalah yang serius antara lain: infertilitas, radang penyakit panggul, dan pada wanita hamil dapat menyebabkan kelahiran prematur dan berat badan lahir yang rendah.

Pengobatan-pengobatan pada keputihan antara lain: cari dan obati penyebabnya, menghilangkan gejala, mengobati pasangan, mencegah kekambuhan, antibiotika, metronidazol, anti fungi, anti virus, anti trichomonas, vagina douche, rendam duduk.

Pencegahan-pencegahan keputihan adalah pola hidup sehat dan seimbang, menjaga kebersihan pribadi, setia pada pasangan untuk mencegah penyakit menular, biasakan membasuh dengan benar sehabis buang air, penggunaan cairan pembersih vagina yang benar dan tidak berlebih, hindari pemakaian alat-alat secara bersama untuk mencegah penyakit menular, hindari stress. Lebih baik mencegah daripada mengobati.

Sumber:
Kamus Kedokteran Dorland edisi 29
http://www.info-sehat.com/content.php?s_sid=893
http://www.wartakota.co.id/index.php?option=com_content&task=view&id=5556&Itemid=100
http://astaqauliyah.com/2007/03/25/keputihan-si-putih-yang-menganggu/
www.pogisurabaya.org/downloads/sogu/keputihan-dgn-klr/download.html


SELENGKAPNYA »»

Periksa Dini! Cegah Kanker Mulut Rahim!

Perlu diketahui, kanker mulut rahim atau lebih dikenal dengan nama kanker serviks merupakan penyebab kematian yang terbesar pada wanita di negara-negara berkembang, bahkan tiap tahunnya sekitar seperempat juta wanita meninggal karena penyakit ini. Menurut perkiraan Departemen Kesehatan, di indonesia saat ini ada sekitar 100 kasus per 100 ribu penduduk atau 200 ribu kasus setiap tahunnya. Selain itu, lebih dari 70 persen kasus yang datang ke rumah sakit ditemukan dalam keadaan stadium lanjut.

Apa itu kanker mulut rahim ?

Kanker mulut rahim adalah pertumbuhan sel-sel mulut rahim/serviks yang abnormal dimana sel-sel ini mengalami perubahan kearah displasia atau mengarah keganasan. Kanker ini hanya menyerang wanita yang pernah atau sekarang dalam status sexually active. Tidak pernah ditemukan wanita yang belum pernah melakukan hubungan seksual pernah menderita kanker ini. Biasanya kanker ini menyerang wanita yang telah berumur, terutama paling banyak pada wanita yang berusia 35-55 tahun. Akan tetapi, tidak mustahil wanita yang mudapun dapat menderita penyakit ini, asalkan memiliki faktor risikonya.
Apa saja faktor risiko yang dapat mempengaruhi seseorang wanita terkena kanker ini?
Adapun penyebab pasti terjadinya perubahan sel-sel normal mulut rahim menjadi se-sel yang ganas tidak diketahui secara pasti. Namun ada beberapa faktor yang dapat mempengaruhi perubahan tersebut, antara lain :
1) hubungan seksual pertama kali pada usia dini (umur < 16 tahun).
2) sering berganti-ganti pasangan (multipatner sex).
3) infeksi Human Papilloma Virus (HPV) tipe 16 dan 18. Penelitian menunjukkan bahwa 10-30 % wanita pada usia 30’an tahun yang sexually active pernah menderita infeksi HPV (termasuk infeksi pada daerah vulva). Persentase ini semakin meningkat bila wanita tersebut memiliki banyak pasangan seksual. Pada sebagian besar kasus, infeksi HPV berlangsung tanpa gejala dan bersifat menetap.
Kedua faktor diatas juga berhubungan dengan infeksi HPV. Semakin dbanyak berganti-ganti pasangan maka tertularnya infeksi HPV juga semakin tinggi. Begitu pula dengan terpaparnya sel-sel mulut rahim yang mempunyai pH tertentu dengan sperma-sperma yang mempunyai pH yang berbeda-beda pada multipatner dapat merangsang terjadinya perubahan kearah displasia.
4) infeksi Herpes Simpleks Virus (HSV) tipe 2
5) wanita yang melahirkan anak lebih dari 3 kali
6) wanita merokok, karena hal tersebut dapat menurunkan daya tahan tubuh.

Bagaimanakah gejala-gejalanya?
Pada prekanker atau pencakalan sebelum berkembang menjadi kanker tidak ditemukan gejala-gejala yang berarti. Namun perubahan yang tidak terlihat ini dapat dideteksi secara dini dengan pemeriksaan pap smear sehingga akan tampak sel-sel yang mulai mengalami perubahan kearah yang abnormal.
Pada perkembangan selanjutnya, jika sel-sel ini telah berkembang menjadi sel-sel kanker dan sudah mulai menyusup kedaerah disekitarnya, maka akan mulai timbul gejala-gejala seperti :
- keputihan yang tidak gatal, berwarna coklat, merah dan berbau busuk
- perdarahan yang abnormal yaitu perdarahan antara dua siklus menstruasi, perdarahan pasca menopause, perdarahan spontan per vaginam, perdarahan per vaginam saat buang air besar, dan juga nyeri ketika bersenggama.
- Dalam stadium lebih lanjut lagi dapat ditemui penurunan nafsu makan, penurunan berat badan, anemia, nyeri panggul dll.

Bagaimana cara untuk mencegah kanker mulut rahim?
Cara mencegah yang paling baik adalah dengan cara melakukan pemeriksaan pap smear secara dini dan berkala, terutama bagi wanita berumur yang mempunyai risiko tinggi terkena kanker. Pemeriksaan ini mampu mendeteksi adanya kelainan sel sehingga kasus kematian akibat kanker serviks bisa diturunkan sampai 90%. Tes ini bahkan bisa dilakukan di Puskesmas. Dokter yang akan mengambil sapuannya, kemudian mengirimkannya ke laboratorium.
Teknis pengambilan sapuan bisa digambarkan sebagai berikut: dengan menggunakan spatula atau sejenis sikat halus, lendir leher rahim diambil oleh dokter atau bidan untuk dioleskan dan difiksasi (dilekatkan) pada kaca benda. Kemudian, dengan menggunakan mikroskop, seorang ahli sitologi akan menguji sel-sel leher rahim itu. Dalam perjalanannya pre kanker membutuhkan proses dan waktu yang lama untuk menjadi kanker. Dengan adanya deteksi dini ini maka dapat dilakukan pengobatan yang dini pula, sehingga tingkat penyembuhannya dapat lebih tinggi bahkan bisa sampai 100%. Hal ini dapat dilakukan dengan pengobatan yang efektif dan adekuat sehingga dapat membunuh dan menghentikan pertumbuhan yang mulai mengarah ke abnormal. Tentulah hal itu dapat optimal jika masih dalam tahap prekanker.
Anjuran untuk melakukan pemeriksaan ini yaitu :
- setiap tahun untuk wanita yang berusua diatas 35 tahun
- setiap 2-3 tahun pada wanita diatas 35 tahun yang setelah 3 kali hasil negatif
- setiap tahun untuk mereka yang mempunyai risiko besar menderita penyakit ini
- sesering mungkin bagi yang sudah mederita pre kanker ataupun sudah ketahap lebih lanjut yaitu kanker.
Adapaun sekarang dilakukan kombinasi vaksinasi HPV dan screening ( pemeriksaan kanker) yang dapat memberikan manfaat yang besar dalam pencegahan penyakit ini. Vaksin HPV dapat berguna dan untuk mengurangi kejadian kanker serviks dan kondisi pra-kanker, khususnya pada kasus yang ringan.
Vaksin HPV yang terdiri dari 2 jenis ini dapat melindungi tubuh dalam melawan kanker yang disebabkan oleh HPV (tipe 16 dan 18). Salah satu vaksin dapat membantu menangkal timbulnya kutil di daerah genital yang diakibatkan oleh HPV 6 dan 11, juga HPV 16 dan 18. Manfaat tersebut telah diuji pada uji klinis tahap III dan harus dapat diwujudkan dalam waktu dekat. Keyakinan hasil uji klinis tahap III ini menunjukan bahwa vaksin-vaksin tersebut dapat membantu menangkal infeksi HPV dari tipe-tipe diatas dan mencegah lesi pra-kanker pada wanita yang belum terinfeksi HPV sebelumnya.
Upaya pencegahan kanker serviks lainnya yaitu dengan cara yang bisa dilakukan dalam rangka menurunkan faktor resiko seperti mencegah hubungan seksual pada usia dini, jumlah pasangan seks, dan kebiasaan merokok dll. Pencegahan ini bertujuan menghilangkan resiko perilaku seksual yang meningkatkan paparan terhadap virus papiloma manusia.

SELENGKAPNYA »»

Deteksi Dini Kanker Serviks dengan Pap Smear dan Kolposkopi

Di Amerika Serikat, setiap wanita berusia 35 tahun ke atas memiliki resiko 2-3 kali lipat untuk menderita Kanker mulut rahim (serviks) dan perubahan sel pada mulut rahim atau Cervical Dysplasia. Pap Smear atau Papanicolaou test, mulai dikampanyekan secara rutin di tahun 1990-an perhimpunan Dokter Ahli Kebidanan dan Kandungan karena angka kejadian kanker mulut rahim yang meningkat. Dan penelitian menunjukkan penurunan komplikasi dan peningkatan angka harapan hidup dengan deteksi dini melalui pap smear.

Apakah pap smear itu?


Pap Smear adalah pemeriksaan usapan mulut rahim untuk melihat sel-sel mulut rahim (serviks) di bawah mikroskop.

Pap Smear adalah tes skrining untuk mendeteksi dini perubahan atau abnormalitas dalam serviks sebelum sel-sel tersebut menjadi kanker. Pemeriksaan ini dilakukan di atas kursi pemeriksaan khusus ginekologis. Sampel sel-sel diambil dari luar serviks dan dari liang serviks dengan melakukan usapan dengan spatula yang terbuat dari bahan kayu atau plastik. Setelah usapan dilakukan, sebuah cytobrush (sikat kecil berbulu halus, untuk mengambil sel-sel serviks) dimasukkan untuk melakukan usapan dalam kanal serviks. Setelah itu, sel-sel diletakkan dalam object glass (kaca objek) dan disemprot dengan zat untuk memfiksasi, atau diletakkan dalam botol yang mengandung zat pengawet, kemudian dikirim ke laboratorium untuk diperiksa.

Pemeriksaan Pap smear tidak dianjurkan pada wanita hamil, wanita yang mengkonsumsi obat-obatan atau pil KB. Anda sebaiknya menghindari persetubuhan, penggunaan tampon, pil vagina, ataupun mandi berendam dalam bath tub, selama 24 jam sebelum pemeriksaan, untuk menghindari ‘kontaminasi’ ke dalam vagina yang dapat mengacaukan hasil pemeriksaan. Pemeriksaan pap smear saat menstruasi sebaiknya dihindari, karena darah dan sel dari dalam rahim dapat mengganggu keakuratan hasil pap smear. Kosongkan kandung kemih anda sebelum pemeriksaan. Penggunaan obat-obatan tertentu harus dihindari karena dapat mempengaruhi hasil pap smear, seperti kolkisin, estrogen, podofilin, progestin, Perak Nitrat, zat-zat komposisi dalam rokok.

Mengapa Pap Smear perlu dilakukan?
Pap smear dapat mendeteksi kondisi kanker dan prakanker dalam serviks. Biopsi (pengambilan jaringan) serviks umumnya dilakukan saat pap smear bila ada indikasi kelainan signifikan, atau bila ditemukan kelainan selama pemeriksaan dalam rutin, untuk mengidentifikasi kelainan tersebut. Hasil pap smear dinyatakan positif, bila menunjukkan perubahan-perubahan sel serviks. Biopsi (pengambilan jaringan) mungkin tidak perlu dilakukan segera, kecuali anda dalam kategori risiko tinggi. Untuk perubahan sel yang minor, umumnya direkomendasikan untuk mengulang pap smear dalam 6 bulan ke depan.

Hasil pap smear normal menunjukkan hasil negatif, yaitu tidak adanya sel-sel serviks yang abnormal. Sedangkan hasil pap smear abnormal dibagi menjadi 3 hasil utama :

1. Jinak (bukan kanker), dokter umumnya menterapi anda sebagai infeksi DAN meminta anda untuk melakukan kontrol ulang dalam 4-6 bulan untuk mengulang pap smear; ATAU hanya melakukan kontrol ulang saja.

2. Prekanker (menunjukkan beberapa perubahan sel abnormal), biasanya dilaporkan sebagai “sel atipik” atau displasia serviks. Anda akan dianjurkan untuk melakukan pemeriksaan kolposkopi dan biopsi. Kurang dari 5% hasil pap smear menemukan dysplasia serviks. Walaupun hingga saat ini, penyebabnya belum diketahui, beberapa faktor risiko telah diidentifikasi, yaitu : partner seks lebih dari satu, memulai aktivitas seksual sebelum usia 18 tahun, memiliki anak sebelum usia 16 tahun, menderita Penyakit Menular Seksual (PMS), terutama infeksi HIV atau Human Papilloma Virus.

3. Ganas (kemungkinan kanker)

Apakah Kolposkopi itu?

Kolposkopi adalah pemeriksaan untuk melihat permukaan serviks dengan memasukkan “teropong” bernama kolposkop ke dalam liang vagina. Alat ini menggunakan mikroskop berkekuatan rendah yang memperbesar permukaan seviks sampai dengan 10-40 kali dari ukuran normal. Pembesaran ini membantu mengidentifikasi daerah permukaan serviks yang menunjukkan abnormalitas.

Pemeriksaan kolposkopi dilakukan di atas meja pemeriksaan ginekologis. Pada kolposkopi, serviks dioles dengan larutan kimia (asam asetat) untuk mengingkirkan lendir yang meliputi permukaan serviks. Setelah area abnormal terlihat, kolposkop diposisikan pada mulut vagina dan seluruh permukaannya diperiksa. Gambar permukaan serviks bisa didokumentasikan dengan kamera kecil tersebut. Jika ditemukan area yang abnormal, sampel jaringan akan diambil dengan menggunakan alat biopsy kecil. Beberapa sampel dapat diambil sesuai besar ukuran area yang mengalami abnormalitas.

Tidak ada persiapan khusus sebelum kolposkopi. Sebelum pemeriksaan, anda diminta untuk mengosongkan kandung kemih dan saluran cerna. Anda tidak dianjurkan untuk melakukan pencucian vagina dengan cairan apa pun atau melakukan hubungan seksual dalam 24 jam sebelum pemeriksaan.

Hasil Kolposkopi yang normal berupa permukaan serviks yang rata dan berwarna merah muda. Hasil Kolposkopi yang abnormal berupa “kutil” pada daerah serviks (human papilloma virus), perubahan jaringan prekanker, dysplasia serviks, keganasan dalam serviks dan keganasan yang invasif. Kolposkopi dapat digunakan untuk melakukan pemantauan terhadap kelainan prekanker dan melihat perkembangan terapi. Kolposkopi dapat melihat pola abnormal pembuluh darah, bercak-bercak putih pada serviks, peradangan, erosi atau pengerutan jaringan serviks. Semua ini menunjukkan perubahan kanker. Jika pemeriksaan kolposkopi atau biopsy tidak menunjukkan penyebab abnormalitas dari Pap Smear, dianjurkan untuk melakukan pengambilan jaringan yang lebih luas.

Sedikit bercak perdarahan dapat terjadi selama 1 minggu setelah pemeriksaan. Hindari hubungan seksual, pencucian vagina dan penggunaan tampon selama 2 minggu untuk memberikan kesempatan luka biopsy untuk menyembuh. Jika perdarahan terjadi cukup banyak atau terjadi selama lebih dari 2 minggu, atau jika anda mengalami tanda-tanda infeksi (demam, cairan vagina berbau dan berwarna keruh), segera berkonsultasi kembali dengan dokter. Mengingat efektivitas Pap Smear dan Kolposkopi yang sangat tinggi untuk deteksi dini perubahan sel serviks dan risiko yang sangat rendah, segeralah melakukan pemeriksaan skrining tersebut, sesuai anjuran dokter Ahli Kebidanan dan Kandungan. Kanker Serviks, no way!

SELENGKAPNYA »»
DEN MAS YOGA © 2008. Design by :Yanku Templates Sponsored by: Tutorial87 Commentcute